Untukpenggunaan koneksi komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke HUB/Router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu Selanjutnyalakukan pemotongan pada isolator kabel UTP bagian luar, potong kira-kira 3-4 cm. Kemudian pisahkan antara satu kabel dengan kabel lainnya sekalian diluruskan. Jika sudah urutkan sesuai dengan keperluan apakah mau membuat kabel straight atau cross, lalu silahkan potong secara lurus semua kabel tersebut agar nantinya saat pemasangan pada soket RJ45 tidak ada masalah. KabelUTP dengan susunan Straight dan Coss : Kabel jenis ini digunakan untuk menghubungkan 2 perangkat yang sama atau sejenis. Sumber : Kabel Crossover. Menghubungkan antara 2 buah computer secara langsung; Instalasi atau pemasangan kabel jaringan UTP lebih mudah; Modelkabel straight-through Model kabel staright-through adalah sebuah susunan kabel UTP yang memiliki kesamaan di antara ujung konektor yang satu dengan ujung konektor yang lainnya. Pada umumnya tipe ini hanya dipakai saat dua perangkat yang berbeda dihubungkan. Contohnya ada pada switch atau hub dengan router. Model kabel cross-over KabelUTP Category 7 gigabit Ethernet (1Gbps), frekwensi signal 400 MHz. Untuk pemasangan kabel UTP, terdapat dua jenis pemasangan kabel UTP yang umum digunakan pada jaringan komputer terutama LAN, yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable. Kabel straight. RJ45hanya bisa digunakan untuk kabel UTP/STP 4 Pair. Konektor rj45 dan kabel UTP digunakan untuk. Berikut mode transmisi kabel fiber optik: 1. Panjang gelombang yang dapat ditransmisikan oleh fiber optik jenis ini adalah sekitar 1310 nm atau 1550 nm. Tray digunakan sebagai alternatif wiring/conduit system terbuka.Hal ini selain 1Buka pelindung kabel UTP hingga kita lihat 8 kabel-kabel kecil seperti gambar bawah ini 2.Susun urutan kabel-kabel itu sesuai dengan kebutuhan dan rapihkan 3.Setelah kabel di susun dan di rapihkan, kemudian masukan pada RJ-45 Connector qOnE. Minggu, September 13, 2020 Hai Sobat Lee...!! Bagaimana Kabar nya kali ini? Baik - baik aja kan ya? tetap jaga kesehatan ya sob😇. Belajar jaringan harus dimulai dari dasar, salah satunya yaitu mengenal jenis - jenis kabel jaringan Sob. Sebelumnya kita sudah bahas macam - macam kabel Jaringan salah satunya kabel UTP Unshielded Twisted Pair. Kali ini Kita akan membahas tentang sususan kabel Straight dan Crosssover pada kabel UTP Unshielded Twisted Pair.💥Fungsi susunan Straight dan CrossoverAda dua jenis pemasangan atau instalasi kabel LAN yang biasa digunakan yaitu kabel LAN Jenis Straight dan Jenis Crossover. Yang masing - masing memiliki Fungsi yang berbeda Sob yaitu Kabel LAN / UTP Jenis Straight berfungsi untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang berbeda, contohnya menghubungkan komputer ke Switch atau router, menghubungkan komputer ke modem, dsbKabel LAN / UTP Jenis Crossover berfungsi untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang sama atau sejenis, contohnya menghubungkan komputer ke komputer secara langsung, menghubungkan switch ke switch, dsb.💥Fungsi masing - masing WarnaKabel UTP memiliki 8 urat kabel dengan warna yang berbeda - beda masing - masing warna tersebut memliki fungsi yaitu 1. Orange Kabel berwarna Orange berfungsi sebagai media penghantar paket Putih Orange Kabel berwarna Putih Orange berfungsi sebagai media penghantar paket Hijau Kabel berwarna hijau berfungsi sebagai media penghantar paket Putih Hijau Kabel berwarna putih hijau berfungsi sebagai media penghantar paket Biru Kabel berwarna biru berfungsi sebagai media penghantar paket Putih Biru Kabel berwarna putih biru berfungsi sebagai media penghantar paket Cokelat Kabel berwarna cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan Putih Cokelat Kabel berwarna putih cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan DC.💥Susunan Kabel UTP Straight1. Putih Orange 2. Orange3. Putih Hijau4. Biru5.. Putih Biru6. Hijau7. Putih Cokelat8. Cokelat 💥Susunan Kabel UTP CrossoverPada susunan kabel cross ujung A dan B memiliki susunan yang berbeda sob. Untuk susunan ujung kabel A itu sama dengan susunan kabel Straight yaitu 1. Putih Orange 2. Orange3. Putih Hijau4. Biru5.. Putih Biru6. Hijau7. Putih Cokelat8. Cokelat Sedangkan pada ujung kabel B susunan nya yaitu 1. Putih Hijau2. Hijau3. Putih Orange 4. Biru5. Putih Biru6. Orange7. Putih Cokelat8. Cokelat Itu dia Sob susunan kabel UTP Straight dan Crossover yang keduanya memiliki 2 fungsi yang berbeda. Semoga membantu ya Sob Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan media transmisinya ada dua macam, yaitu memakai kabel wired dan tidak memakai kabel nirkabel / wireless. Kelebihan dari jaringan berbasis kabel adalah tingkat interferensi sinyal yang cukup kecil dibanding dengan jaringan wireless. Sedangkan kekurangan dari jaringan berbasis kabel adalah fleksibilitasnya yang terbatas dan rawan terputus di antara sambungannya. Terlepas dari adanya kelebihan dan kekurangan jaringan kabel, jaringan ini masih digunakan oleh masyarakat hingga kini. Salah satu penerapannya adalah menggunakan kabel UTP. Kabel Unshielded Twisted Pair UTP adalah salah satu jenis kabel jaringan yang menjadi media transmisi paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan komputer lokal Local Area Network. Alasannya karena harganya yang relatif murah, mudah dipasang, dan bisa diandalkan. Sesuai namanya, kabel ini terdiri dari kabel pasangan yang berpilin atau terbelit twisted pair yang tidak dilengkapi pelindung unshielded. Fungsi lilitan ini adalah untuk mengurangi interferensi dan crosstalk pada transmisi data. Crosstalk adalah suatu sambungan tidak diinginkan yang terjadi pada saluran komunikasi. Kabel UTP dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan warna unik di tiap kabel, lalu disusun berlilitan pada tiap pasang warna hingga menjadi 4 pasang. Lilitan kabel tersebut berfungsi untuk mengurangi induksi dan kebocoran pada kabel. Fungsi kabel UTP Fungsi kabel UTP adalah untuk sebagai media transmisi dalam sebuah jaringan lokal atau biasa disebut Local Area Network LAN. Selain UTP, ada juga kabel STP Shielded Twisted Pair. Perbedaan diantara kedua jenis kabel ini hanyalah pada lapisan pelindung yang dimiliki oleh STP. Kabel UTP digunakan pada jaringan LAN untuk menghubungkan komputer ke perangkat jaringan atau komputer ke komputer ataupun antara perangkat jaringan itu sendiri. Dalam penerapannya, kabel UTP memiliki aturan dalam penyusunan kabel berdasarkan kegunannya. Selain itu, fungsi kabel UTP dapat dibagi menjadi lebih spesifik lagi berdasarkan jenis dan kategorinya. Untuk jenis-jenisnya, misal kabel straight-through, cross-over dan roll-over. Sedangkan jika dilihat dari kategorinya, misal Kategori 1 CAT1 sampai dengan Kategori 7 CAT7, jenis kategori kabel UTP ini yang menunjukkan kualitas dan jumlah kerapatan lilitannya. Dimana semakin tinggi katagorinya, maka akan semakin rapat lilitannya. Berikut ini kategorinya Kabel UTP Category 1 CAT1 Kabel jenis ini digunakan untuk komunikasi telepon yang cenderung memiliki kecepatan transmisi data yang rendah, sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data internet. Kabel UTP Category 2 CAT2 Kabel jenis ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4 Mbps Megabits per second Kabel UTP Category 3 CAT3 Kabel jenis ini digunakan pada jaringan berbasis 10BaseT, yang mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1 Mbps. 10BaseT adalah kependekan dari 10 Mbps, Baseband, Twisted pair. Kabel UTP Category 4 CAT4 Kabel jenis ini sering digunakan pada topologi jaringan token ring. Kabel ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 16 Mbps. Kabel UTP Category 5 CAT5 Kabel jenis ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps Kabel UTP Category 5e CAT5e Pengembangan dari kabel jenis sebelumnya ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps setara 1 Gbps. Frekuensi sinyal yang dapat dilewatkan oleh kabel ini bisa mencapai 100 MHz. Kabel UTP Category 6 CAT6 Kabel jenis ini hampir sama dengan UTP Category 5e, dimana kabel ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps 1 Gbps, frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut. Kabel UTP Category 7 CAT7 Kabel jenis ini memiliki kualitas transmisi data yang lebih baik ketimbang kabel jenis sebelum-sebelumnya. Kabel ini bisa dilewati data hingga 1 Gigabit per detik 1 Gbps. Selain itu, frekuensi sinyal yang bisa dialiri di kabel ini bisa mencapai 400 MHz. Karakteristik Kabel UTP Terdapat beberapa karakteristik yang dimiliki kabel UTP, yaitu Bagian dalam terdiri dari 8 buah kabel dengan warna berpasang-pasangan Tiap pasang warna dililit sehingga menghasilkan 4 pasang kabel Tidak memiliki pelindung shield Maksimal panjang kabel yang disarankan yaitu 100 meter Menggunakan konektor RJ-45 Kecepatan transmisi hingga 1000 Mbps Memiliki impedansi sekitar 100 ohm Jenis-Jenis Cara Pengkabelan UTP Dalam jaringan LAN, atau yang biasanya menggunakan Ethernet, sudah dikenal dua jenis kabel jaringan, yaitu kabel Straight dan Cross Over, dimana keduanya memiliki fungsi yang berbeda berdasarkan perangkat keras jaringan komputer yang digunakan. Kabel Straight biasanya digunakan untuk menghubungkan koneksi dari port ke Switch atau Hub, sedangkan kabel Cross digunakan untuk koneksi “point to point” antara 2 komputer/host yang di hubungkan lewat Ethernet Card / LAN Card. Atau lebih jelasnya kabel Straight digunakan pada peralatan jaringan komputer yang berbeda, misal komputer dengan HUB. Sedangkan kabel Cross digunakan pada peralatan jaringan komputer yang berbeda, misal HUB dengan HUB. Perbedaan antara kabel Cross Over dan Straight terletak pada susunan warna pin pada konektor RJ-45 yang terdiri dari 8 warna yang berbeda. Untuk penyusunan warna kabel dalam konektor RJ45 telah di atur oleh susunan warna menurut standar international yang telah dinamakan oleh Cisco sebagai urutan kabel tipe T568A dan T568B. Adapun jenis-jenis kabel UTP yang perlu kita ketahui adalah straight-trough cross-over roll-over Fungsi masing-masing PIN konektor RJ 45 Mempunyai 8 pin 4 pasang, fungsi masing-masing pin sebagai berikut Pin1 TD+ Transmit Data +, untuk mengirimkan data + Pin2 TD- Transmit Data -, untuk mengirimkan data – Pin3 RD+ Receive Data +, untuk menerima data + Pin4 NC Not Conected, tidak terhubung Pin5 NC Not Conected, tidak terhubung Pin6 RD- Receive Data -, untuk menerima data – Pin7 NC Not Conected, tidak terhubung Pin8 NC Not Conected, tidak terhubung Dari 8 kabel 4 pair kabel yang berada di dalam kabel UTP ini, baik kabel tipe straight ataupun cross over, hanya 4 kabel saja yang digunakan dalam transmisi data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6. Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh sembarangan mengambil kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai haruslah dua pair atau dua pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut saling melilit dan memilikiwarna / stripe yang sama. Kabel straight-through Untuk membuat kabel UTP dengan tipe straight-throuh, beberapa orang menerapkan cara “twin side”, yaitu menyamakan susunan antara kedua ujung konektor RJ 45 tanpa memperhatikan susunan warna yang dipakai. Kita bisa menggunakan standar T568A maupun T568B, secara umum menggunakan T568B. Tipe kabel straight through biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya antara router dengan hub, komputer ke switch dan komputer ke hub. Adapun urutan kabel straight through sebagai berikut Fungsi dari tiap pin bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Dari gambar di atas, kabel nomor 1 dan 2 meneruskan penerimaan sinyal dari Uplink Port. Sedangkan kabel nomor 3 dan 4 digunakan untuk meneruskan pengiriman sinyal ke Uplink Port. Yup, kabel jenis ini bersifat untuk meneruskan transmisi data. Kabel cross-over Kabel cross over adalah kabel LAN yang memiliki urutan warna kabel yang berbeda pada kedua ujung konektor RJ-45. Dari susunan warna yang telah disusun, kita tinggal menukar urutan pin / warna di salah satu ujung konektor RJ-45 yang kita pasang. Dimana urutan warna yang ditukar adalah urutan ke 1 dengan yang ke 3 dan urutan warna yang ke 2 dengan yang ke 6. Hasilnya akan seperti berikut Intinya adalah, salah satu ujung RJ45 menggunakan susunan T568A dan ujung satunya lagi menggunakan susunan T568B. Fungsi dari tiap pin bisa dilihat pada gambar di bawah ini Dari gambar di atas, terlihat bahwa kabel ini lebih diperuntukkan untuk komunikasi antar host yang masing-masing akan mengolah data yang diterima atau dikirimkan. Untuk kabel tipe crossover memiliki aturan penyusunan yang berbeda antara tiap ujung konektor. Tipe cross over biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Misalnya antara komputer dengan komputer, router dengan router, switch dengan switch, hub dengan hub. Adapun urutan kabel cross over sebagai berikut Kabel roll-over Dan yang terakhir adalah kabel tipe roll over. Kabel tipe roll over memiliki aturan penyusunan terbalik antara ujung konektor satu dengan ujung konektor lainnya. Kabel tipe roll over digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang berbeda, hampir sama dengan tipe straight through namun tipe kabel ini lebih kepada menghubungkan perangkat yang memiliki konsol, misalnya switch dengan printer, switch dengan proyektor. Adapun urutan kabel roll over sebagai berikut Pembuatan Kabel LAN dari UTP Untuk membuat kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini, terdapat beberapa komponen yang perlu kita siapkan, diantaranya kabel UTP sepanjang yang dibutuhkan konektor RJ-45 Tang crimping RJ-45 LAN Tester Cara Membuat Kabel LAN dari Kabel UTP Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm Buka lilitan kabel, luruskan dan urutkan kabel sesuai dengan keinginan. Anda bisa menggunakan salah satu dari urutan kabel T568A atau T568B. Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel menggunakan tang crimping. Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel sudah dalam posisi yang benar. Lakukan crimping menggunakan tang crimping. Caranya, tekan tang crimping dan pastikan semua pin kuningan pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel. Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan kembali langkah nomor 1 sampai 5. Bedanya, saat kita mengurutkan kabel, sesuaikan dengan tipe kabel UTP yang hendak Anda buat. Jika ingin membuat kabel straight, urutannya harus sama dengan ujung kabel pertama. Sedangkan jika ingin membuat kabel cross over, maka urutan kabelnya harus urutan yang berbeda dengan kabel pertama. Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah dibuat dengan LAN tester. Caranya, masukan masing-masing ujung kabel yang sudah diberi konektor RJ-45 ke masing-masing port yang tersedia pada LAN tester. Lalu, nyalakan LAN tester dan pastikan semua lampu LED di LAN tester menyala sesuai dengan urutan kabel yang dibuat. Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar. Selubung kabel warna biru harus ikut masuk ke dalam konektor RJ-45, urutan pin kabel pada gambar di bawah ini dimulai dari atas ke bawah. Referensi Belajar jaringan harus dimulai dari dasar, salah satunya adalah mengetahui tentang jenis kabel jaringan. Salah satu kabel yang menjadi favorit dalam jaringan adalah Twisted Pair model UTP Unshielded Twisted Pair. Sahabat Qwords belum tahu apa itu kabel UTP? Kabel UTP merupakan kabel yang digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras jaringan kepada komputer. Kabel UTP memiliki warna yang berbeda-beda, urutannya seperti berikut Putih orange Orange Putih biru Biru Putih hijau Hijau Putih coklat Coklat Nah untuk bisa menggunakan kabel UTP ini Anda masih perlu mensetting ujung kabel dengan menambahkan konektor RJ-45. Dalam dunia komputer dan jaringan, kabel UTP sering digunakan untuk kabel straight dan cross. Kabel straight dan cross digunakan untuk menghubungkan perangkat seperti komputer, router, dan switch dalam sebuah jaringan. Namun, masih banyak orang yang tidak tahu apa itu kabel straight dan cross dan bagaimana menggunakannya dengan benar. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang urutan kabel straight dan cross secara detail, simak sampai akhir artikel ya. Apa Itu Kabel Straight Kabel straight adalah jenis kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung lainnya. Fungsi kabel straight ini biasanya digunakan untuk pemasangan device yang berbeda. Kabel tipe straight ini paling banyak digunakan sampai saat ini karena fungsinya. Jika diartikan straight berarti lurus, ujung satu dan ujung lainnya memiliki urutan yang sama. Contoh penggunaan kabel straight Menghubungkan komputer dengan switch jaringan Menghubungkan komputer dengan hub jaringan Menghubungkan komputer dengan router jaringan Menghubungkan komputer dengan LAN Menghubungkan switch dengan hub jaringan Menghubungkan switch dengan router jaringan Urutan Warna Kabel Straight Susunan kabel straight Untuk susunan warna kabel straight ujung satu dengan ujung lainnya sama. Nah urutannya seperti berikut Putih Orange Orange Putih Hijau Biru Putih Biru Hijau Putih Coklat Coklat Agar Anda mudah mengingat susunan warna kabel straight, Kami memiliki cara yang mudah dengan menggunakan kalimat “Punya Oleh-Oleh Pak Haji Buat Para Bapak Haji Pe-Cinta Cinderamata”. Silahkan ingat-ingat kata depannya yang menggunakan huruf besar. Punya Oleh-Oleh = Kabel 1 Putih Orange, kabel 2 Orange Pak Haji = kabel 3 Putih Hijau Buat Para Bapak Haji = kabel 4 Biru, kabel 5 Putih Biru, kabel 6 Hijau Pe-Cinta Cinderamata = kabel 7 Putih Coklat, kabel 8 Coklat Bagaimana mudah bukan mengingat susunan kabel straight? Apa Itu Kabel Cross Kabel cross adalah kabel dengan susunan warna yang berbeda setiap ujungnya. Fungsi kabel cross ini digunakan untuk menghubungkan device yang sama. Ini merupakan kebalikan dari kabel straight, kabel ini bisa disebut cross atau crossover. Kabel cross ini lebih sedikit penggunaannya jika dibandingkan dengan straight, tetapi Anda perlu tahu juga untuk urutan warna kabel cross. Contoh penggunaan kabel cross Menghubungkan komputer dengan komputer Menghubungkan switch dengan switch Menghubungkan hub dengan hub Menghubungkan router dengan router Urutan Warna Kabel Cross Kabel cross memiliki warna yang berbeda pada setiap ujungnya. Untuk itu Anda bisa memperhatikan urutan warna pada kabel cross berikut ini Susunan kabel cross Warna kabel cross ujung 1 Putih orange Orange Putih hijau Biru Putih biru Hijau Putih coklat coklat Warna kabel cross ujung 2 Putih hijau Hijau Putih orange Biru Putih biru Orange Putih coklat Coklat Tips dari Kami cara termudah mengingat urutan kabel cross/silang adalah dengan menukar urutan kabel straight nomor 1 dan 3 menjadi 2 dan 6. Kabel cross ujung satunya urutan warnanya sama dengan kabel straight, yang berbeda hanya pada ujung satunya. Bagaimana mudah bukan mengingat susunan kabel cross dalam jaringan? Perbedaan Kabel Straight dan Cross Paling mudah membedakan antara kabel straight dan crossover adalah urutan warnanya, untuk kabel cross ada beberapa urutan warna dari kabel straight yang dibalik. Selain itu perbedaanya kabel straight digunakan untuk device yang berbeda, sedangkan kabel straight digunakan untuk device yang sama. Jadi sudah tahu kan perbedan mendasar antara kabel straight dan crossover? Tips Crimping Kabel Jaringan Sebelum mengakhiri pembahasan mengenai susunan kabel cross dan straight, Kami memberikan tips melakukan crimping kabel yang benar. Urutan warna sudah benar tetapi saat melakukan proses crimping kabel salah maka kabel tidak bisa digunakan. Silahkan simak pembahasannya berikut ini Siapkan peralatan crimping Tang crimping Ada beberapa peralatan yang diperlukan saat melakukan crimping kabel diantaranya kabel UTP sesuai dengan keperluan, konektor RJ45 secukupnya, tang crimping untuk membuka kabel LAN dan terakhir lan tester. Potong isolator kabel UTP Selanjutnya lakukan pemotongan pada isolator kabel UTP bagian luar, potong kira-kira 3-4 cm. Kemudian pisahkan antara satu kabel dengan kabel lainnya sekalian diluruskan. Jika sudah urutkan sesuai dengan keperluan apakah mau membuat kabel straight atau cross, lalu silahkan potong secara lurus semua kabel tersebut agar nantinya saat pemasangan pada soket RJ45 tidak ada masalah. Pasang kabel UTP Langkah selanjutnya adalah memasukan pada konektor RJ45. Pastikan pemasangannya jangan sampai terbalik, cara mengenalinya untuk kunci konektor RJ45 berada di bawah kemudian masukan dan pastikan semuanya sudah lurus. Kunci RJ45 Selanjutnya Anda tinggal mengunci konektor RJ45 dengan menggunakan tang crimping, pastikan hingga terdengar suara klik pada konektor RJ45. Pengetesan LAN tester Langkah terakhir adalah melakukan pengetesan dengan menggunakan LAN tester apakah sudah benar atau belum. Jika semua lampu pada LAN tester menyala berarti Anda berhasil membuat pengkabelan jaringan. Kesimpulan Demikian pembahasan mengenai susunan kabel cross dan kabel straight dalam jaringan, perbedaan serta tips crimping kabel yang benar. Pastikan saat pemotongan kabel bisa rapi dan lurus sehingga saat proses crimping kabel kawat tembaga bisa tersambung pada konektor RJ45 dengan sempurna. Terakhir, selalu cek hasil crimping kabel dengan menggunakan LAN tester walaupun proses crimping sudah benar dan rapi. Perlu diketahui bahwa Qwords tidak hanya berbagi informasi mengenai jaringan saja, tetapi Qwords memiliki layanan penjualanbweb hosting murah dan daftar domain untuk keperluan website. Jika Anda belum memiliki website saat ini, silahkan hubungi Kami sekarang juga. Terima kasih